Langsung ke konten utama

Entri yang Diunggulkan

YUDA PRA - PROFILE

      Yuda Pra lahir di sebuah daerah di Jawa Tengah pada 6 Juli 1976. Music Teacher untuk instrumen gitar serta musisi berkompeten yang memegang lisensi sertifikat kompeten  dari  BNSP  ( Badan Nasional Sertifikasi Profesi)  sebagai Music Teacher, Guitar Player, Juri Musik dan Asesor LSP Musik Indonesia,  Yuda Pra menyelesaikan pendidikan S1 nya di Fakultas Teknik sebuah Universitas swasta di Kota Semarang, ketrampilanya dalam bermain gitar tidak lepas dari pendidikan musiknya di Yogyakarta dan Yamaha Musik Indonesia (Gitar Klasik) dan beberapa mentor untuk instrumen gitar, karirnya didedikasikan untuk dunia pendidikan dan entertainment. Menjadi staf pengajar di lembaga pendidikan musik serta mentor untuk instrumen gitar di beberapa sekolah SMP, SMA dan SMK negeri maupun swasta dan privat class serta menjadi team penguji atau Asesor di  LSP MI ( Lembaga Sertifikasi Profesi Musik Indonesia) di bawah Lisensi BNSP (Badan Nasional...

YUDA PRA - AMIR ROEZ DAN POPPYANDRI COVER ANGIN MALAM BY CHRISYE

www.yudapragitar.com

YUDA PRA BERSAMA AMIR ROEZ DAN POPPYANDRI COVER ANGIN MALAM BY CHRISYE

     Tahun 2020 adalah tahun yang sangat sulit bagi segala lini inidustri karena di tahun ini dunia di bikin kalang kabut dengan pandemi COVID 19, termasuk di indonesia para pelaku kreatif  di sektor musikpun terkena dampaknya, para pekerja seni bahkan off dari kegiatan rutinitasnya sebagai musisi, hal ini mengakibatkan para pelaku musik mencari ide kreatif di masa pandemi ini. 

     Saya Yuda Pra (Gitar) bersama teman  Asesor LSP MI Amir Roez (Vocal) Rocker asal Jakarta yang pernah memperkuat Group Band kenamaan di era 80/90 an EL PAMAS yang juga sudah mengeluarkan album solo serta istri saya Poppyandri Daapala (Pelantun Puisi) menuangkan ide ide kreatif kami untuk melakukan konser virtual bersama dengan lagu Angin Malam by Alm Chrisye Arr Erwin Gutawa dengan sentuhan musikalisasi puisi dari buah karya Alm Supardi Djoko Damono penyair angkatan 70 an.

HUJAN BULAN JUNI

Tak ada yang lebih tabah

Dari hujan bulan Juni

Dirahasiakannya rintik rindunya

Kepada pohon berbunga itu

 

Tak ada yang lebih bijak

Dari hujan bulan Juni

Di hapusnya jejak-jejak kakinya

Yang ragu-ragu di jalan itu

 

Tak ada yang lebih arif

Dari hujan bulan Juni

Dibiarkannya yang tak terucapkan

Diserap akar pohon bunga itu 

Supardi Djoko Damono
Chrisye

Komentar

Postingan Populer